1. Sumbar Kaji One Way Berbasis Waktu Sambut Pemudik
Sulawesi Berita – Sumbar Kaji One Way Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah mengkaji penerapan sistem one way berbasis waktu pada jalur mudik menjelang Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas lancar di tengah pemulihan infrastruktur pasca-bencana.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar menjelaskan, sistem ini memungkinkan kendaraan melintas satu arah pada jam tertentu, sehingga meminimalkan kemacetan di ruas jalan sempit dan rawan longsor.
“Selain untuk kelancaran mudik, kita juga memperhatikan kondisi jalan yang masih dalam perbaikan pasca-bencana alam,” ujarnya.
2. Arus Mudik Lebaran, Sumbar Pertimbangkan One Way Waktu Tertentu
Menjelang Lebaran, Sumatera Barat menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Salah satunya adalah sistem one way berbasis waktu, yang memungkinkan pengaturan lalu lintas fleksibel sesuai jam sibuk dan kondisi jalan.
Kepala Kepolisian Daerah Sumbar menambahkan, kebijakan ini akan diterapkan di jalur rawan macet dan jalur alternatif yang sering digunakan pemudik. Sistem ini juga mempertimbangkan jalan yang masih mengalami pemulihan akibat bencana alam sebelumnya.
Baca Juga: Iran Absen di Perencanaan Piala Dunia 2026 Donald Trump Tidak Peduli
3. Sumbar Kaji One Way Berbasis Waktu untuk Jalur Mudik
Pemerintah Sumbar mengkaji penerapan one way berbasis waktu untuk jalur utama mudik Lebaran 2026. Tujuannya adalah menjaga kelancaran arus kendaraan sambil memperhatikan pemulihan pasca-bencana, seperti longsor dan banjir.
Menurut Dinas Perhubungan, sistem ini akan diberlakukan sementara pada jam tertentu, sehingga kendaraan dapat bergerak lebih lancar dan mengurangi risiko kemacetan parah. Warga diminta mengikuti petunjuk lalu lintas dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan.
4. One Way Waktu Tertentu, Solusi Arus Mudik di Tengah Pemulihan Bencana Sumbar
Sumbar tengah menyiapkan konsep one way berbasis waktu sebagai solusi arus mudik di tengah pemulihan pasca-bencana. Sistem ini memungkinkan kendaraan berjalan satu arah pada jam tertentu, lalu berbalik arah pada jam berikutnya.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar menyatakan, kebijakan ini fleksibel dan disesuaikan kondisi jalan setiap hari, sehingga meminimalkan risiko kecelakaan dan kemacetan. Selain itu, jalur ini mempertimbangkan lokasi-lokasi yang masih dalam proses rehabilitasi pasca-bencana.
5. Pemulihan Infrastruktur dan One Way, Strategi Sumbar Sambut Pemudik
Dalam menghadapi arus mudik Lebaran, Sumbar mengkaji penerapan one way berbasis waktu. Strategi ini diharapkan mampu mengatur kendaraan agar tetap lancar, khususnya di daerah yang masih mengalami pemulihan pasca-bencana alam.
Selain penerapan sistem one way, Pemprov Sumbar juga menyiapkan posko, rambu tambahan, dan jalur alternatif. Petugas lalu lintas akan terus memantau kondisi jalan dan menyesuaikan jadwal one way agar mudik tetap aman dan nyaman.









